Translate

Jumat, 13 Maret 2026

Teruntuk orang yang terkasih

Edvard Munch 1895 | Oil on Canvas


Sejak pertama kali kita bertemu, dirimu telah membuatku nyaman. Namun entah kenapa kamu terkadang membuatku cemburu jika bersama orang lain sehingga membuat diriku kesepian lagi. Aku membencimu dan orang-orang itu namun aku ingin bersamamu selamanya. 

Kau tahu sudah lama aku memendam perasaanku? aku sangat sangat menyukaimu. Meskipun aku tahu kalau kamu tidak memiliki rasa denganku tapi rasanya jika ada kesempatan, diriku ingin sekali menculik dan mengikatmu dalam ruangan rahasiaku. Hingga tidak ada seorang pun yang akan mengganggu kita berdua. Hanya aku dan kamu di ruangan itu. Kemudian Aku akan menghiburmu agar kamu tidak ketakutan dan aku akan menemanimu selamanya sehingga dirimu tidak akan merasakan sedih serta kesepian. 

Aku akan memelukmu sangat erat kemudian menghujamkan pisau belati berkarat kuat-kuat untuk membelah dadamu dan mengambil jantungmu. Degupan jantungmu yang sangat keras membuatku ingin menempelkannya di dadaku. Aku sudah cukup muak dengan penolakan manusia kepadaku dan akupun muak dengan penantian lama. 

Sekarang giliranku untuk membalas dendam agar kamu tidak akan bisa pergi kemana-mana. Sekarang hanya ada aku dan kamu. kamu akan bersamaku selamanya hingga tidak ada seorangpun yang bisa memisahkan kita berdua. Setelah itu aku akan menusuk diriku sendiri dan terjatuh dipangkuanmu sambil memelukmu. Jiwaku akan menyatu denganmu hingga kamu tidak akan kesepian karena jiwaku sudah bersatu dengamu. Ya... bersatu. 

Hati yang terbelah dan jiwa yang terbelenggu dalam nestapa.

Kamis, 11 Desember 2025

Rumusan

 Kanker paru merupakan sel abnormal yang terus berkembang dan tidak terkendali hingga membentuk tumor yang terdapat pada jaringan paru. Secara global, kanker ini menjadi penyebab utama kematian akibat kanker pada pria. Oleh karena itu, dibutuhkan penanganan medis yang cepat dan terstruktur untuk meningkatkan angka harapan hidup. Bedah Toraks merupakan operasi bedah untuk mengobati kanker paru. Operasi ini adalah operasi besar yang memiliki risiko tinggi tergantung kondisi pada pasien.

Slide 1:

  • Judul "Prediksi Harapan Hidup Pasca Operasi Bedah Toraks menggunakan Logistic Regression dan SMOTE"
  • Nama kelompok dan anggota

Slide 2:

Masalah bisnis:

  • Biaya perawatan yang sia-sia

Operasi Bedah Toraks merupakan operasi yang sangat mahal, melibatkan ruang operasi, tim bedah, ruang rawat inap ICU, dan sebagainya. Jika kita melakukan operasi pada pasien yang memiliki prognosis tinggi, maka biayanya tidak sebanding dengan hasil (Outcome) yang diharapkan.

  • Subjektivitas Dokter

Tanpa model prediksi, dokter hanya bergantung pada intuisi dan pengalaman subjektifnya. Sehingga ini menyebabkan inkonsistensi status pasien, antara pasien yang berisiko tinggi kematian tapi tetap di operasi atau pasien yang sebenarnya berpotensi selamat tapi tidak menjalankan operasi karena kekhawatiran dokter.

  • Manajemen Sumber Daya

Mengalokasikan sumber daya operasi yang terbatas kepada pasien yang berisiko tinggi akan mengabaikan pasien yang memiliki peluang sembuh yang cukup tinggi.

Slide 3:

Kenapa ini layak dipecahkan?

  • Aspek ekonomi/biaya

Dengan membagi atau menyeleksi pasien secara tepat, RS, pasien, dan asuransi tidak perlu memerlukan biaya ratusan juta hanya untuk melakukan operasi yang akan kemungkinan gagal

  • Aspek Operasional

Model ini bisa memberikan opini kedua untuk membantu keputusan dokter dalam menangani pasien, misalnya okter ragu karena pasien sudah tua (Age) dan merokok (Smoking), tapi model bilang "Berdasarkan data 400 pasien sebelumnya, pasien dengan profil ini punya peluang hidup 85%". Dokter jadi lebih yakin untuk melakukan operasi

Selasa, 11 November 2025

REVIEW: 2 JURNAL DALAM PENERAPAN DATA MINING DALAM KLASIFIKASI DAN CLUSTERING

REVIEW: 2 JURNAL DALAM PENERAPAN DATA MINING DALAM KLASIFIKASI DAN CLUSTERING


IDENTITAS JURNAL

Jurnal 1: 

Jurnal Media Informatika Budi Darma; Vol 7, Nomor 1, Januari 2023, page 464-472; DOI: 10.30865/mib.v7i15499; ISBN (Online): 2548-8368 

"Prediksi Volume Sampah di TPSA Banyuurip Menggunakan Metode Backpropagation Neural Network", Wahyu Santoso, Maimunah, Pristi Sukmasetya.

Pendahuluan

    Masalah dalam penelitian ini adalah laju peningkatan volume sampah yang tidak seimbang dengan laju program pengurangan sampah dan kapasitas TPSA. Lokasi pembuangan sampah yang ada di perkotaan semakin menipis dan cukup menyulitkan pemerintah dalam pengelolaan sampah. Jika tidak dikelola dengan baik dikhawatirkan akan berdampak negatif kepada lingkungan dan masyarakat sekitar, terutama ketika datangnya musim hujan, serta dapat mengurangi masa umur pemakaian TPSA dalam beberapa tahun kedepan.

Tujuan 

    Tujuan dari penelitian ini untuk membantu pemerintah dalam menyusun anggaran, persiapan petugas kebersihan dan estimasi daya tampung TPSA di masa mendatang. Selain itu, untuk mengetahui kinerja dari metode backpropagation Artificial Neural Network (ANN) untuk mengetahui pola dalam prediksi volume sampah.

Metodologi Penelitian

    Dataset

Dataset yang digunakan adalah data yang bersifat deret waktu (time-series), berupa data volume sampah yang ada di Bayuurip dalam rentang tahun 2019 - 2022. Berisikan nilai-nilai variabel berdasarkan interval waktu harian dan bersifat numerik.

     Metode atau Algoritma

Melakukan prediksi (Forecasting) dengan menggunakan metode algoritma backpropagation Artificial Neural Network terhadap volume sampah yang ada di TPSA Banyuurip.

Metode BPNN ini digunakan karena mampu melihat data volume sampah yang bersifat fluktuatif dan tidak linear. Tahapan metodologinya meliputi tahap: Pengumpulan data, pre-processing data dengan sliding windows (Membagi data training dan testing, serta melakukan normalisasi data), pelatihan jaringan (30 neuron input, 7 neuron tersembunyi, 1 output, learning rate 0.01, epoch 1000), dan melakukan evaluasi dengan Mean Squared Error (MSE) .  Hasil prediksi yang telah melalui tahapan BPNN (Feedfoward, backpropagation, dan perubahan nilai bobot) kemudian digunakan untuk membandingkan data aktual dari MSE. Intinya adalah hasil MSE digunakan sebagai model untuk prediksi volume sampah di hari berikutnya, serta dihitung melalui persamaan 13.

    Hasil Temuan

Penelitian menemukan bahwa metode BPNN efektif untuk memprediksi volume sampah harian. Model terbaik memiliki arsitektur (30 neuron input, 7 hidden neuron, 1 output neuron), dengan epoch 1000 menghasilkan nilai MSE sebesar 0,018870, nilai ini menunjukkan bahwa nilai tersebut memiliki tingkat kesalahan yang sangat kecil.

    Validasi

Penulis melakukan valiidasi model dengan cara:

  1.  Membagi data latih (80%) dan data uji (20%)
  2. Menghitung nilai MSE anatar hasil prediksi dan data aktual pada data uji
  3. Membandingkan hasil prediksi dan data aktual melalui grafik (Plot), hanya saja terdapat selisih pada data pencilan (outlier) tertentu
Dari ketiga model tersebut menunjukkan bahwa model tidak overfitting dan dapat menggunakan untuk memprediksi volume sampah harian secara andal.

Kesimpulan 

Hasil prediksi yang ada pada TPSA Banyuurip dengan BPNN didapatkan nilai terbaik 0.018870, dengan rincian parameter input layer berjumlah 30, 1 hidden layer dengan neuron hidden sejumlah 7, dengan 1 output layer yang memiliki epoch sebesar 1000. Hasilnya menunjukkan bahwa volume sampah pada tanggal  2 Januari 2023 mengalami kenaikan sampah tertinggi di bulan Januari.

Kontribusi Atau Signifikasi pada Data Mining

Kontribusinya dalam penelitian ini sangat penting dan bermanfaat untuk pemerintah dalam mengelola sampah di TPSA, terutama dalam pengelolaan sampah. Jika diliat dari konteks data mining, model pendekatan sliding-window dan validasi MSE pada data aktual menunjukkan praktik data preprocessing dan model evaluasi yang dapat dijadikan acuan untuk penelitian terutama dalam bidang forecasting analitycs.

Jurnal 2:

Jurnal Media Informatika Budi Darma; Vol 7, Nomor 1, Januari 2023, page 30-40; DOI: 10.30865/mib.v7i15499; ISBN (Online): 2548-8368 

"Penerapan Algoritma C4.5 Untuk Klasifikasi Tren Pelanggaran Kendaraan Angkutan Barang dengan Metode CRISP-DM", Novie Hari Purnomo, Bayu Pamungkas, Christina Juliane.


Pendahuluan

    Pelanggaran ODOL sudah menjadi permasalahan yang sangat serius pada angkutan barang di Indonesia. Kerugian praktik ODOL sangat berdampak pada pemerintah dan masyarakat. Misalnya kerusakan jalan dan kecelakaan lalu lintas yang ditimbulkannya sehingga pemerintah menerapkan kebijakan zero ODOL mulai 1 Januari 2023. Namun sebaliknya, reaksi dari para supir truk menganggap bahwa kebijakan tersebut mengabaikan nasib para supir truk yang tercekik oleh biaya operasional, biaya pengiriman barang dan biaya yang tidak jelas sehingga menyebabkan mereka menggunakan truk ODOL untuk menutupi hal tersebut. 

Tujuan 

    Tujuan dari penelitian ini untuk melakukan klasifikasi pada pola tren pelanggaran kendaraan angkutan barang berdasarkan hasil daripada pengujian algortima pohon keputusan C4.5 dan digunakan untuk mengevaluasi kinerja model. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadikan acuan dalam pengambilan keputusan dan membuat kebijakan.

Metodologi Penelitian

    Dataset

Dataset yang digunakan merupakan data dari Jembatan Timbang Online (JTO) di dua lokasi, yaitu UPPKB Losarang (Indramayu) dan UPPKB Balonggandu (Karawang). Berisikan 19.396 data pelanggaran dari angkutan barang periode Januari - Oktober 2022. Setelah dilakukan data cleansing maka hasilnya menjadi 16.390 record.

     Metode atau Algoritma

Penelitian ini menggunakan metode algoritma C4.5, salah satu metode populer dalam klasifikasi di data mining. Algoritma ini bekerja dengan cara membentuk pohon keputusan berdasarkan nilai gain tertinggi dari setiap atribut menggunakan rumus entropy dan information gain. Selain itu, penelitian ini mengadopsi kerangka kerja CRISP-DM.

    Hasil Temuan

Dari klasifikasi menggunakan algoritma C4.5, faktor yang berpengaruh terhadap tren pelanggaran tersebut, yaitu tingkat kelebihan muatan, lokasi UPPKB, status buku uji, kategori komiditi, jenis kendaraan, waktu penimbangan, dan kepemilikan kendaraan. Model pohon keputusan yang dibuat menghasilkan akurasi tinggi sekitar 86%, dengan tiga jenis pengujian (linear, shuffled, dan stratified sampling) yang hasilnya itu hampir sama. Hasilnya juga menunjukkan bahwa lebih muatan menjadi akar utama dari pelanggaran dan model ini diharapkan bisa membuat kebijakan zero ODOL lebih tepat sasaran.  

    Validasi

Penulis memvalidasi model klasifikasi dengan teknik k=10 yaitu data dibagi menjadi 10 bagian. 9 bagian digunakan untuk training dan 1 untuk testing, lalu prosesnya diulang sebanyak 10 kali dan hasil dari uji tiga jenis sampling (linear, shuffled, dan stratisfied) menunjukkan tingkat akurasi hampir sama, yaitu sekitar 85%. Hal ini membuktikan bahwa model pohon keputusan yang dibangun stabil dan memiliki performa konsisten.


Kesimpulan 

Penelitian ini berhasil mengklasifikasi tren pelanggaran kendaraan angkutan barang menggunakan algoritma C4.5 dengan metode CRISP-DM. Faktor lebih muatan menjadi paling berpengaruh dalam menentukan jenis pelanggaran. Diikuti oleh lokasi UPPKB, status buku uji, dan kategori komiditi. Model ini juga menghasilkan akurasi sekitar 86%, menunjukkan bahwa pendekatan ini efektif dan bisa dijadikan acuan dalam pengambilan keputusan dan mengambil kebijakan zero ODOL supaya lebih tepat sasaran. 

Kontribusi Atau Signifikasi pada Data Mining

Penelitian ini menunjukkan bahwa algoritma C4.5 jika dikombinasikan dengan kerangka kerja CRISP-DM dapat digunakan secara efektif dalam klasifikasi data pelanggaran skala besar. Kontribusinya itu terletak pada modelnya untuk masalah transportasi publik yang sebelumnya memang jarang dilakukan. 

Alasan Pemilihan 2 Jurnal

Alasan saya memilih 2 jurnal untuk saya review dan saya tulis dalam UTS ini karena kedua penelitian ini sangat-sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman, selain itu pemerintah bisa mengambil keputusan yang tepat dan efisien dalam menangani permasalahan yang ada, apalagi yang berkaitan dengan pelanggaran Truk ODOL. Selain, membahayakan keselamatan supir truk dan pengguna jalan lain. Hal ini bisa mengakibatkan jalanan menjadi rusak dan jika dibiarkan bisa memperparah kondisi jalanan tersebut, sehingga barangkali pemerintah mempertimbangkan kebijakan untuk meningkatkan kualitas aspal yang sering dilalui oleh pengguna kendaraan berat.



Kamis, 02 Oktober 2025

Zionis itu halal untuk diperangi dan dibunuh.

Zionis itu halal untuk diperangi dan dibunuh.



Tapi oleh siapa? Apakah kita semua? Memangnya tangan kita siap untuk berlumuran darah dan menghadapi kematian demi orang-orang 'asing'? 

Setiap hari aku selalu curhat supaya kepengen mati. Sayangnya aku sendiri, tidak siap mati dalam keadaan berperang atau heroik lah seperti Don Kuisot. Tapi seperti apa yang dikatakan Emil Cioran dalam the new Gods nya.

“Obsesi pada bunuh diri adalah ciri orang yang tidak sanggup hidup dan tidak sanggup mati, dan yang perhatiannya tak pernah lepas dari kemustahilan ganda ini.”

Bukan berarti melakukan 'bunuh diri', istilahnya itu seperti "hidup segan, mati pun enggan". Pepatah ini sebenarnya termasuk ejekan juga sih ketika aku menghadapi suatu hal yang tidak aku sanggupi. Bunuh diri sendiri sebenarnya bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja, tanpa paksaan dan hambatan. Tapi kenapa kita selalu terlambat ketika ingin melakukannya? (The trouble with being born).

Ketika aku belajar soal Fiqih Jenazah sudah barang tentu juga aku sedikit takut dengan kematian itu sendiri. Karena dari Ilmu itu aku bisa membayangkan bagaimana aku melalui proses kematian yang sesungguhnya, kemudian dengan segala konsekuensi yang ada pada kehidupan setelah kematian.

Dalam Islam aku dengar kita gak boleh takut menghadapi kematian. Mungkin maksudnya kita harus bersiap menghadapinya. Takut juga boleh, karena itu bisa memberikan kesadaran supaya kita harus berhati-hati dalam menjalani kehidupan kita saat ini. Namun aku gak yakin, mungkin tergantung orangnya. 

Ketakutanku pada kematian seperti ini barangkali menjadi refreleksi, betapa besarnya beban menjadi manusia. Mungkin kita sering diajarkan untuk "siap mati", tapi kita tidak atau jarang diajarkan bagaimana cara untuk "siap hidup" dengan benar. 

Jadi kadang aku merasa harus beruntung, meski aku mungkin hidup di lingkungan akademis yang terafiliasi dengan ormas terlarang. Kitab putih sebagai 'Das Kapitalnya' yaitu Nizham Al Islam suatu kitab yang dijadikan bahan tawaan, kekonyolan, dan sebagainya. Mereka mengajarkanku bagaimana cara menjalani kehidupan dengan benar, terutama kehidupan dalam beragama Walaupun tidak 100% aku bisa terapkan sesuai yang ada di kitab tersebut dan sebagiannya aku juga merasa tidak setuju padahal pemikirannya juga berasaskan ajaran agama yang aku anut sendiri.

Jumat, 19 September 2025

Tata Cara Shalat Jum'at Serial Fiqih tata cara sholat

1. Sejarah dan Dasar Hukum (Dalil)

  • Penetapan: Shalat Jumat pertama kali disyariatkan pada periode Mekkah, sebelum Hijrah. Pelaksanaan pertama kali dilakukan oleh para sahabat di bawah bimbingan As'ad bin Zurarah dan Mus'ab bin Umair di Madinah. Nabi Muhammad SAW sendiri pertama kali melaksanakannya saat hijrah di sebuah tempat bernama Wadi Ranuna, lokasi di mana sekarang berdiri Masjid Jum'at.

  • Dalil Al-Quran: Kewajiban shalat Jumat tercantum dalam Al-Quran, Surat Al-Jumu'ah ayat 9, yang memerintahkan orang beriman untuk segera mengingat Allah dan meninggalkan jual beli ketika seruan shalat dikumandangkan.

  • Dalil Hadits: Sebuah hadits dari Thoriq bin Syihab menegaskan bahwa shalat Jumat berjamaah adalah kewajiban bagi setiap Muslim, kecuali empat golongan: hamba sahaya, wanita, anak kecil, dan orang sakit.

2. Hukum dan Persyaratan

  • Syarat Wajib: Shalat Jumat diwajibkan bagi mereka yang memenuhi tujuh syarat: beragama Islam , baligh , berakal , laki-laki , merdeka , sehat , dan mukim (tidak sedang dalam perjalanan).

  • Keutamaan dan Ancaman: Melaksanakan shalat Jumat dapat menghapus dosa-dosa di antara dua Jumat, selama dosa besar dihindari. Sebaliknya, bagi yang meninggalkannya, terdapat ancaman keras bahwa Allah akan menutup hati mereka, sehingga mereka termasuk orang-orang yang lalai.

  • Jumlah Minimal Jamaah: Terdapat perbedaan pendapat ulama mengenai jumlah minimal jamaah agar shalat Jumat sah:

    • Imam Malik: Minimal 12 orang laki-laki selain imam.

    • Imam Syafi'i dan Imam Ahmad: Minimal 40 orang laki-laki.

    • Imam Abu Hanifah: Sah dilaksanakan dengan tiga orang bersama imam.

  • Beberapa Shalat Jumat di Satu Wilayah (Ta'addud al-Jum'at): Mazhab Maliki, Syafi'i, dan Hambali berpendapat bahwa dalam satu wilayah (desa/kota) tidak boleh didirikan lebih dari satu shalat Jumat, kecuali ada kebutuhan mendesak (hajat), seperti masjid yang terlalu sempit atau jarak yang terlalu jauh. Menurut mazhab Syafi'i, jika dilakukan tanpa ada kebutuhan, maka yang sah hanyalah shalat Jumat yang pertama kali dimulai dengan takbir.

3. Khutbah

  • Rukun Shalat: Shalat Jumat terdiri dari dua rukun utama: dua khutbah yang dipisah dengan duduk, dan shalat dua rakaat secara berjamaah.

  • Rukun Khutbah: Khutbah memiliki lima rukun yang harus dipenuhi: mengucapkan puji-pujian kepada Allah (hamdalah) , bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW , berwasiat untuk bertakwa , mendoakan kaum mukminin , dan membaca ayat Al-Quran.

  • Penggunaan Tongkat: Terdapat tiga pandangan ulama mengenai khatib yang membawa tongkat:

    1. Makruh: Pendapat resmi mazhab Hanafi.

    2. Boleh jika Dibutuhkan: Jika khatib memerlukannya untuk menopang tubuh.

    3. Sunnah: Merupakan pendapat mayoritas ulama dari mazhab Maliki, Syafi'i, dan Hambali.

4. Amalan Sunnah dan Hal Terkait

  • Amalan di Hari Jumat: Terdapat beberapa amalan yang disunnahkan (dianjurkan) pada hari Jumat, di antaranya:

    • Mandi besar (ghusl) sebelum berangkat.

    • Memakai wangi-wangian dan bersiwak.

    • Membaca Surat Al-Kahfi.

    • Memperbanyak shalawat kepada Nabi.

    • Memperbanyak doa, terutama di waktu mustajab (waktu terkabulnya doa).

  • Shalat Sunnah: Disunnahkan untuk shalat dua atau empat rakaat sesudah shalat Jumat. Adapun shalat sunnah

    sebelum shalat Jumat, terjadi perbedaan pendapat di kalangan ulama; mazhab Syafi'i dan Hanafi menganjurkannya, sementara mazhab Maliki tidak.

  • Bagi Wanita: Wanita tidak wajib menunggu shalat Jumat selesai untuk melaksanakan shalat Dzuhur; pendapat yang lebih kuat adalah mereka boleh shalat di awal waktu. Jika seorang wanita ikut serta dalam shalat Jumat, maka shalatnya sah dan ia tidak perlu lagi shalat Dzuhur. Namun, wanita tidak boleh menyelenggarakan shalat Jumat khusus untuk jamaah wanita.

  • Tidur Saat Khutbah: Sangat tidak dianjurkan untuk tidur saat khatib sedang berkhutbah. Jika merasa mengantuk, dianjurkan untuk berpindah tempat duduk.


Prediksi Kemunculan dalam Kuis

Ya, sangat mungkin materi dari dokumen ini akan muncul dalam kuis.

Materi ini sangat terstruktur dan ideal untuk dijadikan bahan ujian. Isinya padat dengan definisi, daftar, aturan, dan perbedaan pendapat ulama yang merupakan topik umum dalam soal-soal studi keislaman.

Topik spesifik yang kemungkinan besar akan ditanyakan dalam kuis:

  • Daftar-daftar:

    • Tujuh syarat wajib shalat Jumat (Islam, Baligh, Berakal, dll.).

    • Empat golongan yang dikecualikan dari kewajiban shalat Jumat (hamba sahaya, wanita, anak-anak, orang sakit).

    • Lima rukun khutbah (hamdalah, shalawat, wasiat takwa, dll.).

    • Berbagai

      amalan sunnah di hari Jumat (mandi, parfum, membaca Surah Al-Kahfi, dll.).

  • Angka dan Hukum Spesifik:

    • Perbedaan pendapat tentang

      jumlah minimal jamaah menurut Imam Malik (12) , Imam Syafi'i (40) , dan Imam Abu Hanifah (3).

    • Aturan bagi

      makmum masbuk (terlambat): dianggap mendapatkan shalat Jumat jika sempat mengikuti ruku' pada rakaat kedua.

    • Jumlah rakaat shalat sunnah

      ba'diyah (sesudah) Jumat (dua atau empat rakaat).

  • Fiqih Perbandingan (Perbedaan Pendapat):

    • Tiga hukum yang berbeda mengenai penggunaan

      tongkat saat khutbah (Makruh, Boleh, Sunnah).

    • Hukum menyelenggarakan

      beberapa shalat Jumat dalam satu kota (umumnya tidak boleh, kecuali ada hajat).

    • Perbedaan pendapat mengenai adanya

      shalat sunnah qabliyyah (sebelum) Jumat.

  • Fakta Sejarah:

    • Siapa yang memprakarsai adzan kedua pada hari Jumat (Khalifah Utsman bin Affan RA).

    • Di mana Nabi Muhammad SAW pertama kali melaksanakan shalat Jumat (Wadi Ranuna).

Teruntuk orang yang terkasih

Edvard Munch 1895 | Oil on Canvas Sejak pertama kali kita bertemu, dirimu telah membuatku nyaman. Namun entah kenapa kamu terkadang membuatk...